KRITERIA GENERAL - GAYA BONSAI
Umumnya terdiri dari tanaman import (arabicum , socotranum , somalense). disesuaikan dengan gaya yang dimiliki maka tanaman haruslah memenuhi kaidah penilaian tanaman bonsai , umumnya berbentuk sapu terbalik. Tetapi banyak juga yang meniru gaya bonsai di dalam menampilkan percabangan seperti cascade , semi cascade , grouping , informal , dll. Dalam kontes-kontes sekarang , gaya ini mendominasi dan menjadi gaya utama harus bagi adenium. dalam BONGGI ini menjadi gaya alternatif , khusus untuk tanaman import atau tanaman lokal training akar.
Pada penilaian , dilihat jika terdapat dua ukuran tanaman dibuatkan dua kelasbesar kecil , tetapi jika ukuran peserta merata maka kelasnya satu saja.
| 1. |
Tanaman terdiri dari arabicum , socotranum ataupun bonggol lokal yang ditraining akar. Kriteria ini kerap disebut sebagai kriteria kalpataru. rimbun dibagian atas , merata dibagian bawah. |
| 2. |
Kondisi tanaman sehat dan tidak cacat serta bebas penyakit |
| 3. |
Percabangan kompak , proporsi percabangan seimbang. Pertumbuhan ranting sehat , tumbuh merata dengan bentukan (form)mengikuti kaidahan bonsai. |
| 4. |
Memiliki perakaran yang merata diatas tanah , seimbang di atas tanah dan mencengkeram. |
| 5. |
Penampilan pembungaan dan penampilan keseluruhan haruslah kompak dan blooming |
| 6. |
Umumnya pembentukannya dengan teknik tarikan , tetapi banyak yang menggunakan kawat. Hal ini sebaiknya dihindari , tetapi tidak dilarang sepanjang tidak berbekas pada batang. karena cacat pelilitan harus dibayar mahal. |
Seni menanam dan menata bonggol adenium ( BONGGI )
|