MEMPERBANYAK ADENIUM
Perbanyakan Adenium umumnya dilakukan dengan dua cara , yaitu dengan menyilangkan (generatif) dan vegetatif. Perbanyakan secara generatif dilakukan melaluii biji. Sementara perbanyakan vegetatif dilakukan dengan teknik stek , cangkok , okulasi , sambung (grafting) , sisip , atau pemecahan akar. Yang perlu diperhatikan didalam melakukan perbanyakan Adenium secara generatif (persilangan) akan dihasilkan anakan yang berbeda dengan induknya. Sementara anakan hasil perbanyakan vegetatif mewarisi sifat-sifat unggul induknya. Dibawah ini akan ditunjukkan macam-macam cara untuk memperbanyak Adenium koleksi anda.
A. MEMPERBANYAK DENGAN BIJI
Warna bunga yang cerah saat mekar mengundang serangga seperti lebah untuk mengisap madu. Saat hinggap di bunga secara tidak sengaja , kaki lebah menyentuh benang sari , lalu menempel pada putik bunga lain. Dengan menempelnya serbuk sari ke kepala putik maka terjadilah penyerbukan. Jika penyerbukan berhasil maka bakal buah akan membesar san berkembang menjadi buah. Buah adenium berbentuk panjang dan terdiri dari dua buah. Setelah dua bulan kemudian , buah adenium akan matang. Menjelang buah matang ditandai warna buah hijau kecokelatan. Pada saat itu , buah sebaiknya diikat dengan tali. Pengikatan bertujuan agar biji-biji yang berumbai tidak beterbangan saat buah matang dan pecah.
Saat buah matang , biji diambil dan bulu-bulu yang menempel
di biji dibuang. Selanjutnya , biji dijemur hingga kering atau
sekitar 2 jam. Setelah itu biji siap disemai. Media sekam
bakar dan pasir dengan perbandingan 1 : 1 adalah media semai
paling baik digunakan untuk menyemai biji adenium. Adapun
tahap penyemaian adalah sebagai berikut:
| 1. |
Siapkan tray atau pot berdiameter 5 cm sebagai wadah
penyemaian. Selanjutnya , masukkan media semai ke dalam
wadah tersebut setinggi 3/4 wadah. |
| 2. |
Buat lubang tanam dengan jari telunjuk atau kayu di
tengah pot. |
| 3. |
Masukkan biji yang telah kering dengan posisi miring
atau horisontal. Dalam satu pot ditanam satu biji. Tutupi
biji dengan media. |
| 4. |
Siram media semai secukupnya dengan air yang sudah dicampur
obat anticendawan. |
| 5. |
Letakkan pot di tempat teduh atau dinaungi. |
Biji akan mulai bertunas pada umur 12-14 hari. Setelah tanaman
tumbuh setinggi 4-5 cm (umur 2-3 bulan) , bibit dapat dipindahkan
ke pot yang lebih besar. Jangan memindahkan bibit yang masih
kecil karena dikhawatirkan belum kuat beradaptasi dengan media
baru.
B. MEMPERBANYAK DENGAN STEK
Sa mo mei guei , julikan adenium di Taiwan , termasuk tanaman
yang mudah diperbanyak dengan setek. Bahan setek dipilih dari
induk yang sehat dan cukup tua. Cirinya batang berukuran besar ,
sehat , dan berdiameter minimal 2 cm. Batang yang terlalu
kecil dan muda mempunyai tingkat resiko kegagalan yang cukup
besar. Setek jangan diambil dari batang utama karena sulit
bertunas. Tahapan perbanyakan dengan setek dijelaskan sebagai
berikut:
| 1. |
Potong batang sepanjang 10-15 cm. Sisakan 2-3 helai
daun untuk mengurangi penguapan. Gunakan pisau yang tajam
dan steril agar tanaman tidak terinfeksi. |
| 2. |
Setelah dipotong , kering anginkan batang ditempat yang
teduh selama 1-2 jam agar luka bekas pemotongan kering.
Bahan setek tersebut tidak boleh terkena air dan sinar
matahari langsung. |
| 3. |
Celupkan bagian yang terpotong dengan zat perangsang
akar , lalu kering anginkan dengan selama 1-2 jam. Setelah
itu , tancapkan batang setek pada media tanam sedalam 4-5
cm. |
| 4. |
Siram air secukupnya secara merata. Selanjutnya , letakkan
tanaman di tempat teduh dengan intensitas cahaya matahari
rendah , sekitar 60-70%.
Setelah 6-7 hari , tanaman dapat dipindahkan ke lokasi
yang lebih panas. Pada saat itu , tanaman mulai segar.
Jika 12-14 hari kemudian tanaman belum mengeluarkan tunas
dan batang terlihat kurus mk perbanyakan dengan setek
dianggap gagal. Pekebun di Indonesia jarang menggunakan
cara setek untuk memperbanyak tanaman karena relatif sulit
dan membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan bonggol. |
C. MEMPERBANYAK DENGAN SAMBUNG
Perbanyakan dengan sambung atau grafting paling banyak dilakukan
oleh pekebun adenium. Cara grafting dilakukan dengan menggabungkan
batang bawah dan batang atas dari jenis tanaman yang berbeda.
Keunggulan cara ini adalah dihasilkan tanaman yang lebih unggul
dibandingkan dengan induknya karena diambil dari jenis yang
berbeda. Selain itu , cara ini lebih cepat dan tingkat kegagalannya
rendah. Secara lengkap , teknik sambung dijelaskan pada bab
berikutnya.
|